
Pertanyaan:
Assalamu'alaikum Pak AR Junaedi,
Sebelumnya salam kenal pak, Saya Lukman, status mahasiswa di Jakarta. Saya banyak terima ajakan teman-teman untuk ikut bisnis MLM. Ada CNI, Amway, Tianshi, Madu, wah banyak sekali pak, sampai bingung saya.
Menurut bapak, bisnis ini masih bagus ngga prospeknya. Gimana caranya ya pak supaya bisa berhasil di MLM?
Kalo denger org yang sukses, bikin saya juga kepengen. Ditunggu ya pak jawabannya. Terima kasih banyak.
Wassalam,
M. Lukman
Jawaban:
Wa'alaikum salam Pak Lukman yang baik,
Salam kenal juga pak! Selamat ya pak, selagi mahasiswa sudah ada keinginan untuk berbisnis.
Bisnis MLM, seperti disemua bidang bisnis, selalu saja ada yang berhasil, ada yang sangat berhasil, ada yang biasa-biasa saja tentu saja ada yang gagal.
Jadi sebenarnya bukan di bisnis apa, tapi bagaimana cara orang tersebut menjalankan bisnisnya.
Untuk memulai, bisa dari mencari benchmark atau patokan siapa yang terbaik dibidang tersebut. Perhatikan siapa orang-orang atau perusahaan yang menjadi pemimpin yang dikenal terbaik.
Di MLM, tentu saja bapak bisa belajar kepada para leader yang pasti banyak menjadi rujukan. Tiru cara-cara, startegi, juga kesungguhan mereka dalam meniti karir ke jenjang sukses. Kalau istilah NLP di-modelling
Dalam proses peniruan itu, bapak akan menemukan banyak perbedaan dengan diri bapak sendiri. Nah, disinilah perlu bapak modifikasi sesuai dengan karakter sendiri. Justru nanti bapak akan tampil berbeda sebagaimana bapak adanya, dan ini menjadi nilai tambah bapak.
Setiap orang pasti memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing. Fokuslah pada kekuatan bapak dalam penerapannya.
Yang perlu juga diperhatikan adalah kekuatan mental. Ketegeguhan mental diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan bapak hadapi. Karena persepsi MLM yang cenderung kurang baik dibenak orang, mejadikan orang seperti 'alergi' bila mendengar bisnis MLM.
Bisa jadi persepsi itu terjadi karena perilaku dan cara-cara approach-nya yang terkadang dianggap sebagai 'menjebak' calon prospeknya.
Jadi tetap berpegang pada cara-cara baik. Karena kebaikan adalah jalan Tuhan. Dan bila Tuhan berkenan, maka bisnis apapun yang bapak masuki Insya Allah akan berhasil, bahkan lebih dari yang bapak bayangkan.
Buat setiap penolkan seperti jamu, walaupun pahit tapi akan menyehatkan. Penolakan bapak artikan saja sebagai kaca. Cerminan bagi perbaikan kualitas diri dan mempercantik cara-cara bapak dalam berinteraksi.
Karena dalam MLM, yang bapak jual sebenarnya bukan produk itu sendiri, tapi lebih pada penerimaan pada pribadi bapak.
Bapak juga perlu pisahkan apakah perusahaan MLM itu benar-benar MLM atau hanya money game ataupun schema pyramid. Untuk mudahnya, bapak perhatikan saja apakah keberhasilan anggotanya hanya dari merekrut anggota dengan mengabaikan penjualan produk. Lihat juga apakah sudah terdaftar sebagai anggota APLI, dan berbagai kriteria yang bapak bisa pelajari.
Ok pak Lukman, Selamat memulai dan saya turut berdoa untuk keberhasilan bapak.
Wassalam,
AR Junaedi
Read more...