The Power of Trust
Senin, 12 November 2007

"Dasar dari sukses dalam bisnis adalah KEPERCAYAAN, TRUST!" Ini salah satu penekanan dalam annual meeting perusahaan TDB saya di Dubai lalu.
Dalam dunia yang menggelobal, reputasi diri, reputasi perusahaan akan ditentukan oleh tingkat kepercayaan. Tidak ada lagi batas geographi, batas negara. The World is Flat.
Sekali saja menciderai kepercayaan yang telah diberikan, bersiap saja untuk terkucil dari pergaulan bisnis.
Seberapa banyak customer yang ingin menggunakan product atau jasa kita, bergantung seberapa besar kepercayaan customer pada perusahaan. Begitupun kepercayaan menjadi bagian penting dalam pengucuran kredit bank atau menarik investor.
Perusahaan yang terpercaya, berakar dari pribadi-pribadi didalamnya yang terus mengembangkan integritas diri.
Kunci dalam membangun kepercayaan adalah KEJUJURAN. Jujur dalam melakukan segala hal, transaksi bisnis, aktifitas sehari-hari. Bicara apa adanya. Tell the truth and do not over promise.
Ini juga yang menjadi dasar pengembangan bisnis Nabi Muhammad SAW, hingga beliau mendapat gelar Al-Amin. Yang Dapat Dipercaya.
Kita juga bisa belajar dari Pak Haji Alay. Faktor kepercayaan menjadikan sesepuh TDA ini seperti magnet bagi yang ingin mengembangkan bisnis atau bekerjasama. Supplier tidak ragu untuk memberikan barangnya, pelaku property memberikan first priority.
Kepercayaan akan membawa kelimpahan, karena didalamnya ada tangan Allah yang ikut menjaga. Seperti kata Nabi dalam hadist Qudsi yang diriwayatkan Abu Daud dan Hakim:
"Aku (Allah) merupakan pihak ketiga yang menyertai (untuk menolong dan memberkahi) kerjasama antara dua pihak, selama salah satu pihak tidak mengkhianati pihak lainnya. Jika salah satu pihak telah melakukan pengkhianatan, maka Aku keluar dari kemitraan tersebut"


